banner 728x250 banner 728x250

Sambangi Masyarakat Kecamatan Taman Sari, Molen : Yok Kite Ngobrol Same-Same

banner 120x600
banner 468x60

Pangkalpinang, jurnalrakyat.co.id – Pemerintah Kota Pangkalpinang Menggelar Ngobrol Sambil Ngopi, Pemerintah dan Masyarakat ” Ngopi Pekat” bertempat di Gor Kacang Pedang pada Selasa Malam (07/02/2023). Hadir dalam acara tersebut
Wali Kota Pangkalpinang,
Plt. Sekda Kota Pangkalpinang, Para Asisten dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Pangkalpinang,
Camat Taman Sari
Lurah Se-Kecamatan Taman Sari,
Ketua RT dan RW Di Lingkungan Kecamatan Taman Sari,
Masyarakat Kecamatan Taman Sari.

Diawal acara Walikota Pangkalpinang Dr. H. Maulan Aklil Mengajak Masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan Forum tersebut saling menyampaiakan ide dan usulan terkait pembangunan di Kecamatan Taman Sari

“Mari duduk bareng bersama kita, tidak formal, membahas apa saja, kata kuncinya yok kite ngobrol same-same, tidak ada dusta diantara kita. Kalo ada sandungan dihati, sampaikan saja” Ucap Molen

Ngopi Pekat juga telah dilaksanakan diberbagai kecamatan seperti Pangkalbalam dan Gabek. Kedepan, menurut Molen, rencananya Ngopi Pekat akan dilakukan secara roadshow ke kelurahan-kelurahan untuk berjumpa dengan masyarakatnya secara langsung

Menjawab Pertanyaan Widiastuti Ketua RT. 02 Kejaksaan Terkait Aset Rumah Dinas Sekda yang saat ini kosong. Molen akan memastikan langsung asset tersebut apakah milik Pemerintah Kota Pangkalpinang atau bukan. Terkait pemanfaatan asset tersebut oleh PKK Kelurahan Kejaksaan, ia mengizinkan jika memang milik Pemkot Pangkalpinang.

“Yaudah kirim surat ke Wali Kota untuk pinjam pakai oleh PKK Kelurahan Kejaksaan” ujar Molen

Selanjutnya Molen Menanggapi pertanyaan warga dari Kelurahan Kejaksaan mengenai pekuburan, Wali Kota Molen membeberkan rencana pihaknya untuk mendirikan pekuburan tepat di belakang lapas. Namun, rencana ini masih memiliki masalah karena adanya penolakan dari masyarakat sekitar. Molen memberikan solusi untuk sementara waktu menggunakan pemakaman di Kampak

“Yang di Kampak sebetulnya itu kita buat bebas untuk siapapun, boleh kok, pak Camat nanti koordinasi, jangan di klaim hanya punya Gerunggang, jadi kalo dari Taman Sari mau ngubur disana silakan, itu milik semua 3,8 Hektare lah ready. Tapi target kita semua yang dibelakang lapas, untuk teknisnya nanti hubungi Ketua Yayasan pak Nur Muhammad” Beber Molen

Selain itu, ada juga masukan warga perihal genangan air yang kerap terjadi di sekitar Kolong Kacang Pedang. Spontan, Wali Kota Molen memerintahkan Kepala Dinas PUPR untuk segera meninjau langsung.

“Kelak Kepala Dinas PUPR akan segera tinjau langsung, kita menangani sesuai skala prioritas karena perihal anggaran. Untuk tahun kemarin kami gali kolam retensi di Nyatoh, tahun ini diteruskan lagi, pelan-pelan ok, walau duit e besak akan tetap kami kerjakan” Jelas Molen

Masih di tempat yang sama, Salah satu Ketua RT yang akrab disapa Cuang memberi apresiasi kebijakan Wali Kota Molen yang telah menaikan gaji RT. Ia menilai Molen telah memenuhi kebijakan tersebut,
“Pak Wali sangat Amanah telah menepati janji,
Terimakasih Pak Wali atas kebijakkannya, telah menaikkan Gaji Ketua RT/RW” Kata Cuang
Selain itu Apresiasi datang dari Nir Wijaya Ketua RW di Kelurahan Opas Indah Menyanjung Kebijakan Walikota Molen untuk mendirikan Masjid Agung Kubah Timah
“Saya sangat setuju Pak Wali Membangun Masjid Agung Kubah Timah, ini Kebijakan yang Mulia, Masjid ini akan menjadi Simbol Kota Pangkalpinang” Pungkasnya

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *